Teknik Dasar Tenis Meja

1 min read

Teknik Dasar Tenis Meja

Tenis meja atau yang biasa disebut juga dengan pingpong adalah salah satu olahraga yang dimainkan oleh 2 orang atau 2 pasangan berlawanan. Olahraga ini menggunakan raket sebagai pemukulnya.

Nah pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai teknik dasar dalam olahraga tenis meja. Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Teknik Dasar Tenis Meja

Ada 4 teknik dasar dalam olahraga tenis meja, yaitu teknik memegang bet, teknik stance, teknik footwork, dan teknik stroke. Berikut penjelasannya lengkapnya :

1. Teknik Memegang Bet

Teknik dasar tenis meja yang pertama yaitu teknik memegang bet. Teknik ini sangat penting untuk dipelajari, karena teknik ini akan menentukan hasil pukulan. Ada 3 cara dalam memegang bet yaitu shakehand grip, penhold grip dan seemiller grip.

  • Shakehand Grip. Teknik ini biasanya digunakan oleh pemain profesional dari Eropa. Cara memegangnya adalah seperti berjabat tangan. Dalam permainan, kedua sisi bet dapat digunakan dengan mudah.
  • Penhold Grip. Teknik ini disebut juga dengan teknik Asia, karena banyak pemain Asia yang menggunakan teknik ini. Cara memegangnya seperti memegang pena. Dalam permainan, teknik ini hanya menggunakan satu sisi bet saja, yaitu sisi yang paling mudah digunakan.
  • Seemiller Grip. Teknik ini hampir sama dengan Shakehand Grip, perbedaannya terletak pada jari telunjuk. Dalam teknik seemiller grip, jari telunjuk memegang seluruh bagian bet dan bet diputar ke arah badan sekitar 20-90 derajat.

2. Teknik Stance (Bersiap Siaga)

Teknik dasar tenis meja yang kedua yaitu teknik Stance atau teknik bersiap siaga. Teknik stance merupakan teknik penempatan posisi badan, kaki serta tangan saat dalam kondisi bertahan ataupun akan menyerang lawan.

Teknik ini sangat penting, karena berpengaruh pada kesiapan kita saat akan menerima serangan dan hasil pukulan saat melakukan serangan. Teknik stance terbagi menjadi 2 yaitu, teknik side stance dan square stance.

  • Teknik Side Stance. Cara melakukan teknik ini yaitu badan harus berada pada posisi menyamping ke kiri atau kanan. Posisi bahu berada di dekat net ketika melakukan serangan. Jika kamu menggunakan tangan kanan, maka posisi bahu kanan harus dekat dengan net saat melakukan pukulan dengan teknik forehand.
  • Teknik Square Stance. Dalam teknik ini, posisi badan kita menghadap ke meja. Posisi ini adalah posisi awal setelah kita menerima serangan atau menerima servis dari lawan. Saat melakukan posisi ini, usahakan menggunakan satu kaki saja yang berpindah ke kanan, kiri, depan dan belakang.

3. Teknik Footwork

Teknik footwork adalah teknik gerakan kaki untuk mendekati bola, baik pada saat posisi menyerang maupun bertahan. Gerakan kaki pada teknik ini bermacam-macam, tergantung dari mana datangnya bola. Jika bola masih dapat dijangkau dengan menggunakan satu langkah, maka kita cukup berpindah sejauh satu langkah saja. 

4. Teknik Stroke

Teknik dasar tenis meja yang terakhir yaitu teknik stroke. Teknik stroke disebut juga dengan teknik pukulan. Teknik ini dilakukan pada saat bertahan maupun menyerang.

Terdapat 2 jenis teknik pukulan, yaitu forehand dan backhand. Kedua teknik pukulan tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan saat pertandingan. Jadi, kita harus dapat memastikan kapan melakukan pukulan forehand dan backhand. 

Itulah 4 teknik dasar dalam olahraga tenis meja. Baca juga teknik dasar lainnya seperti teknik dasar sepak bola atau teknik dasar bola voli di situs bahassemua.com

Contoh Antonim

admin
4 min read

Format Notulen Rapat

admin
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *