5 Macam Tanaman Hias Khas Indonesia

5 Macam Tanaman Hias Khas Indonesia

Minggu, 23 Desember 2018 Ternak & Budidaya 481 Kevin Hendrawan

Indonesia merupakan negara yang sangat subur. Seperti yang disebutkan pada lirik lagu Kolam Susu milik Koes Plus, mereka mengiaskan suburnya Indonesia dengan lirik “tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, sesubur itulah Indonesia. Hampir seluruh tanaman dapat berkembang dengan baik di negeri tropis ini sehingga Indonesia memiliki berbagai macam tanaman khas, salah satunya adalah tanaman hias.

Tanaman hias merupakan tanaman yang biasanya digunakan untuk komponen taman, kebun, dan penghias ruangan. Selain itu, tanaman hias pun biasanya digunakan untuk komponen riasan, upacara, bahkan karangan bunga. Tanaman hias dapat berupa perdu, pohon, semak, bunga, ataupun tanaman rambat. Berikut ini adalah beberapa tanaman hias khas Indonesia.

5 Macam Tanaman Hias Khas Indonesia

1. Bunga Kuku Macan

Tanaman hias pertama  yang akan dibahas adalah bunga kuku macan. Tanaman hias yang berasal dari Papua Nugini ini bernama latin Mucuna bennettii. Sering kali bunga kuku macan ini disebut Flame of Irian, Flame of Guinea, New Guinea Creeper, atau lebih dikenal dengan sebutan Red Jade Vine. Tanaman ini merupakan tanaman yang dapat hidup di daerah tropis dan subtropis.

Tanaman yang berwarna merah ini, termasuk kepada tumbuhan pemanjat tropis dengan bunga yang panjangnya kurang lebih 2,5 inci. Bunga ini akan semakin cepat tumbuh apabila berada pada cuaca yang panas, tanah yang subur, dan air yang cukup. Tanaman hias ini biasanya dimanfaatkan manusia untuk menutupi pagar, teralis, bahkan punjung pada daerah yang bebas es.

2. Bunga Jeumpa

Bunga jeumpa merupakan tanaman hias khas yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam. Tanaman yang memiliki nama latin Michelia champaca ini, mungkin lebih mudah dikenal dengan sebutan bunga cempaka kuning. Bunga jeumpa merupakan pohon atau perdu yang memiliki tinggi sekitar tiga hingga enam meter dengan bunga berwarna kuning, oranye, ataupun putih krem.

Tanaman hias yang disebut sebagai bunga identitas dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ini, dapat dengan mudah anda tanam. Namun memiliki waktu yang cukup lama untuk menghasilkan buah. Biji yang anda tanam akan tumbuh kurang lebih tiga bulan setelah biji disebar. Kemudian kurang lebih empat hingga lima tahun, tanaman tersebut baru akan menghasilkan bunga.

3. Bunga Cangkir Mas

Bunga cangkir mas, atau bunga cup of gold vine, atau dalam nama latin disebut Solandra grandiflora adalah tanaman hias khas Indonesia. Tanaman hias ini berwarna kuning dengan bentuk yang mirip dengan cangkir ataupun piala. Bunga cangkir mas merupakan tanaman yang hidup dengan cara merambat. Rantingnya kuat dan bunganya dapat memiliki panjang hingga 20 cm.

4. Bunga Passiflora

Bunga Passiflora ini merupakan tumbuhan memanjat yang berasal dari Papua dan biasa digunakan sebagai tanaman hias. Selain menjadi tanaman hias, buah ini juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan dan obat untuk mengatasi insomnia (kesulitan tidur), kecemasan, dan menghilangkan gejala yang biasanya muncul pada saat proses rehabilitasi narkotika, dan sebagainya.

Bunga cantik berwarna ungu ini memiliki nama latin Passiflora incarnata. Tumbuhan ini tidak memiliki harum, namun memiliki bentuk yang sangat cantik. Bunga ini dapat anda tanam di dataran tinggi maupun rendah, serta suhu panas maupun dingin. Selain itu, bunga ini pun membutuhkan penyinaran matahari sepanjang hari untuk menghasilkan tumbuh kembang yang optimal.

5. Bunga Pandorea

Bunga Pandorea atau dalam nama latinnya disebut Pandorea jasminoides, merupakan tanaman hias yang akan menghasilkan wangi semerbak harum pada sore hari. Bunga yang memiliki bau seperti melati ini, memiliki warna dasar putih dengan cerat – cerat berwarna ungu. Bunga ini akan berkembang sempurna pada daerah dataran tinggi dan penyinaran matahari pada sepanjang hari.

Ditulis oleh Gladie Anggriawan (TaniMuda)