Pesona Wisata di Tana Toraja

Pesona Wisata di Tana Toraja

Selasa, 21 November 2017 Wisata 700 Ashilla Zahra

Pesona Wisata di Tana Toraja – Kawasan Tana Toraja merupakan tempat konservasi peradaban budaya Proto Melayu Austronesia yang masih terawat hingga kini. Maka dari itulah, Tana Toraja yang berada di Sulawesi Selatan ini diklaim sebagai situs warisan budaya dunia oleh UNESCO sejak tahun 2009 lalu. Keunikan adat istiadat masyarakat Tana Tojara yang masih menjaga tradisi para leluhur membuat wisatawan asing berkunjung ke sini.

Konon jika masyarakat Tana Toraja tidak memelihara adat istiadat, memungkinkan akan dipersulit kehidupan mereka. Pasalnya kehidupan yang dijalani penuh dengan kesederhanaan guna mempersiapkan kematian. Begitu memasuki Tana Toraja, tentu wisatawan akan merasakan mesin waktu kembali ke masa lalu, masa purbakala. Untuk itu, simak pesona wisata di Tana Toraja di bawah ini.

Tempat Wisata di Tana Toraja Yang Mempesona

1.Kete Kesu

Destinasi Kete Kesu yang cukup unik merupakan kawasan desa wisata di Kabupaten TanaToraja Utara. Desa ini menyuguhkan perbukitan dan persawahan sehingga pemandangan alam begitu hijau nan masih asri. Ada hal yang menarik saat tiba di Desa Kete Kesu yakni kompleks adat Toraja yang disebut dengan Tongkonan. Konon Tongkonan inilah yang seringkali menjadi tempat penyimpanan sementara bagi jenazah yang telah dibungkus kain sebelum dikuburkan. Di bagian atas tebing bukit Kete Kesu, terdapat kuburan batu.

  1. Bori Parinding dan Pohon Tarra

Di wilayah Batutumonga, tepatnya di lereng Gunung Sesean, terdapat makam-makam batu kuno salah satunya yang populer adalah Bori Parinding. Keberadaan Bori Parinding di Kecamatan Sesean dan Lo’ko Mata di Kecamatan Sesean Suloara. Menurut sejarah Bori Parinding merupakan sebuah kompleks pemakaman kuno yang telah digunakan sejak tahun 1717. Keunikan Bori Parinding yang tidak dimiliki kompleks makam batu lainnya adalah adanya batu-batu menhir berukuran raksasa yang diletakkan di depan Bori Parinding.

  1. Batutumonga

Batutumonga termasuk wisata alam yang berlokasi di lereng Gunung Sesean atau berjarak sekitar 24 km dari Kota Rantepao. Gunung Sesean sendiri merupakan gunung tertinggi yang ada di Tana Toraja. Jika di kawasan Batutumonga, para wisatawan sudah bisa melihat keseluruhan Tana Toraja yang keindahannya sempurna. Dari Batutumonga, Anda juga bisa melihat hamparan sawah yang bersatupadu dengan panorama puncak gunung, pepohonan, awan, matahari, dan kabut. Saat berada di sinilah serasa seperti negeri di atas awan.

  1. Tradisi Ma’nene

Tradisi Ma’nene merupakan tradisi mengenang leluhur dengan cara membersihkan dan menggantikan baju mayat para leluhur masyarakat Tana Toraja. Sebenarnya tradisi ini secara khusus dilakukan oleh masyarakat Baruppu yang tinggal di pedalaman Toraja Utara.Oleh karena itu, setiap 3 tahun sekali atau bulan Agustus saat telah lewat masa panen, dilakukan pembersihan terhadap mayat atau jenazah kerabat mereka. Caranya adalah dengan mengeluarkan mumi jenazah dari dalam peti untuk dibersihkan dan digantikan pakaian yang baru.

Jika anda ingin menempuh perjalanan darat maka bisa dari Makassar melewati Pare-pare dan Enrekang selama kurang lebih 8 jam. Pastikan suasana yang tidak akan anda dapatkan di tempat lain saat berada di Tana Toraja.