Nama Pakaian Adat Bali dan Penjelasannya

Nama Pakaian Adat Bali dan Penjelasannya

Kamis, 22 November 2018 Pendidikan 50986 Kevin Hendrawan

Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak nilai-nilai kebudayaan. Adat istiadat yang ada di Bali pun juga terkenal masih kuat dan masih sangat rekat. Mulai dari upacara adat yang beragam, jenis tarian, makanan khas Bali, rumah adat Bali, hingga pakaian adat serta masih banyak lagi. Bali terkenal dengan budayanya.

Nama Pakaian Adat Bali

Selain itu, banyak turis yang berkunjung ke Bali sangat terpukau dengan adat istiadat di Bali. Bukan hanya alamnya yang indah saja yang terkenal, tetapi kebuadayaan yang kental pun bisa menjadi salah satu minat wisatawan luar negeri untuk berkunjung ke Bali.

Bali memiliki pakaian adat yang khas dan unik. Pakaian yang dikenakan antara wanita dan pria pun berbeda, mulai dari bahan, bentuk dan aksesoris sebagai pelengkapnya. Biasanya, pakaian adat maupun aksesoris tidak hanya digunakan dalam waktu tertentu saja tetapi juga digunakan dalam keseharian. Iniliah beberapa nama pakaian adat bali:

  • Baju Safari

Baju safari ini adalah baju adat istiadat bali yang digunakan oleh para pria di Bali. Baju safari memiliki bentuk seperti kemeja pada umumnya, lengkap dengan kerah dan kancing pada bajunya serta terdapat saku pada bagian kanan atau kiri..Baju safari ini identik dengan warna putih bersih.

  • Kamen

Kamen adalah kain bawahan pakaian adat bali yang digunakan oleh para pria maupun wanita Bali asli. Kamen memiliki bentuk seperti sarung (persegi) dan terbuat dari kain yang tipis. Pemakaian kamen untuk pria berbeda dengan wanita. Pada pria kamen di ikat secara melingkar di pinggang mulai dari kiri ke kanan, dan didepan dibentuk lipatan dengan simpul. Pada perempuan, kamen terbuat dari kain tenun atau kain batik yang dililit di pinggang dan diikat dengan sabuk dan panjangnya menjulur hingga ke tanah.

  • Udeng

Udeng (ikat kepala atau penutup kepala yang digunakan bersama baju tradisonal bali) ini sangat penting karena setiap para pria menggunakan baju adat udeng harus selalu dipakai. Udeng terbuat dari kain khas Bali. Selain dipakai pada saat menggunakan baju adat tradisional, udeng juga digunakan pria ketika sedang beribadan di candi serta dipakai dalam keseharian, karena hal tersebut menciptakan kekhasan pria bali yang selalu memakai udeng kemana pun dan kapan pun.

  • Kebaya Bali

Kebaya merupakan pakaian adat bali untuk wanita. Berbeda dengan kebaya Jawa, kebaya Bali memiliki ciri khas pada lengan dan bahu berbentuk terbuka dan adanya sabuk yang dipasang di bagian tengah tulang rusuk.

  • Sanggul (Pusung)

Pada hiasan kepala wanita Bali menggunakan sanggul, sanggul yang digunakan pun berbeda dengan sanggul pada adat jawa tengah maupun Yogyakarta. Sanggul yang digunakan wanota Bali memiliki 3 macam sanggul, yaitu:

  1. pusung gonjer, pusung kekupu dan pusung tagel. Selain bentuknya beda, ketiga sanggul itu juga sekaligus sebagai ciri dan pembeda
  2. Pusung kekupu (podgala) biasanya dipakai secara khusus oleh wanita yang telah berstatus janda.
  3. Pusung gonjer, biasa dikenakan oleh wanita yang masih lajang alias belum menikah.
  4. Selendang

Selendang merupakan salah satu aksesoris yang digunakan oleh wanita Bali. Seledang ini juga disebut sebagai pula seteng. Pemakaian pula seteng adalah diselempangkan di bahu.

Selain menggunakan pakaian adat dan aksesoris, biasanya wanita Bali juga menggunakan hiasan bunga kecil yang diselipkan di sela-sela daun telinga. Referensi artikel budayalokal.id