Mengetahui Penyakit dari Warna Kuku

Mengetahui Penyakit dari Warna Kuku

Jumat, 16 Juni 2017 Kesehatan 614 Ashilla Zahra

Saat masalah kesehatan datang dan mengganggu, biasanya terdapat gejala yang bisa dirasakan langsung maupun tidak. Tidak jarang orang melakukan tes kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya.

Untuk melihat kondisi kesehatan tubuh kita, ternyata ada cara yang cukup sederhana tanpa harus pergi ke dokter. Cara tersebut yaitu dengan melihat warna kuku pada tangan atau pun kaki kita.

Warna kuku pada kaki dan tangan kita ternyata menunjukkan keadaan dan kondisi tubuh kita apakah sehat atau tidak. Bahkan dengan melihat warna kuku, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan, penyakit apa yang sedang kita alami dari yang biasa hingga yang serius.

Saat sakit, tentunya yang dirasakan tubuh pertama kali yaitu gejala dari penyakit tersebut. Namun lama kelamaan, penyakit yang Anda alami atau derita ternyata mempengaruhi warna kuku Anda.

Warna atau tekstur kuku pada tangan atau kaki Anda akan berubah menjadi warna putih, hitam, coklat, hijau, biru, kuning, ungu dan merah, abu-abuh tergantung dari masalah kesehatan yang dialami.

Namun tidak selalu perubahan warna kuku yang dialami disebabkan karena penyakit atau masalah kesehatan. Salah satunya bisa disebabkan karena perawatan kuku yang dilakukan di salon, atau bahkan hanya sekedar karena jamur.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh lewat warna kuku, berikut ini beberapa warna kuku beserta gejala atau masalah kesehatan yang mempengaruhinya :

  • Kuku berwarna putih

Jika kuku pada tangan atau kaki Anda berwarna putih, hal tersebut bisa jadi menunjukkan bahwa Anda mengalami anemia, gangguan hati dan ginjal. Tapi jika warna putih pada kuku membentuk garis putih sejajar dengan kuku itu tandanya Anda kekurangan protein.

  • Bintik-bintik putih pada kuku

Jika terdapat bintik-bintik putih pada kuku, ada kemungkinan dua hal. Yang pertama disebabkan karena terjadi luka pada kuku. Dan yang kedua yaitu terjadi masalah pada kesehatan tubuh Anda.

Kekurangan zat besi, seng atau zinc pada tubuh dapat membentuk bintik-bintik putih pada kuku. Tidak hanya itu, adanya bintik putih pada kuku juga menunjukkan gejala bahwa tubuh Anda mengalami keracunan atau arthritis.

  • Daerah di bawah kuku berwarna putih

Lain halnya bintik putih pada kuku, apabila kuku bagian bawah berwarna putih atau biasanya di daerah ujung kuku, itu tandanya Anda mengalami infeksi jamur dan harus segera di konsultasikan pada dokter untuk mendapat perawatan medis.

Bahkan Anda tidak boleh menghiraukan apabila warna kuku Anda berubah berwarna putih hingga separuh bagian disertai bintik-bintik hitam itu menandakan terjadi masalah pada kesehatan ginjal.

  • Kuku berwarna abu-abu

Jika kuku berubah warna menjadi abu-abu, banyak hal atau masalah kesehatan yang menjadi salah satu penyebabnya. Bisa jadi warna kuku berwarna abu-abu karena tubuh mengalami kekurangan gizi, terjadi masalah pada kesehatan paru-paru, efek pasca operasi, emfisema atau penyakit kardio paru.

  • Kuku dengan warna biru

Tidak hanya mengalami perubahan warna menjadi abu-abu, saat Anda mengalami masalah kesehatan paru-paru seperti emfisema atau obstruksi paru, kuku Anda akan berubah menjadi warna biru.

Saat kuku Anda berubah menjadi berwarna biru, saat itu tubuh Anda sedang megalami kekurangan oksigen pada sel darah merah. Cobalah untuk melakukan pijat atau pemanasan untuk mengetahui gejalanya secara pasti.

Apabila warna kuku berubah seperti semula setelah melakukan pijat atau pemanasan itu tandanya tubuh Anda tidak mendapatkan cukup pasokan darah. Hal ini bisa disebabkan karena tubuh merasa kedinginan, atau pembuluh darah mengalami penyempitan.

Namun sebaliknya, jika warna kuku tetap berwarna biru setelah melakukan pemanasan atau pijit, itu artinya terdapat penyakit tertentu.

  • Kuku berwarna hitam

Kuku Anda berubah warna menjadi hitam? itu tandanya tubuh Anda kekurangan vitamin B12. Beberapa masalah kesehatan tubuh lain seperti anemia, penyakit ginjal kronis, infeksi bakteri , penyakit hati, terjadi masalah pada kelenjar adrenal, kanker juga bisa jadi menjadi salah satu penyebab warna kuku Anda berwarna hitam.

  • Kuku berwarna hijau

Warna kuku berubah menjadi hijau memang jarang sekali terjadi. Namun bukan berarti kita mengabaikannya. Kita tetap harus tahu penyebab kuku berubah warna menjadi hijau. Alergi bahan pembersih merupakan salah satu penyebab kuku berwarna hijau. Tidak hanya itu, terjadi infeksi yang disebabkan oleh jamur juga bisa menyebabkan hal tersebut. Bahkan yang patut diwaspadai yaitu penyakit emfisema yang serius.

  • Kuku kuning

Anda patut waspada dan segera melakukan cek kesehatan lebih lanjut kepada dokter saat kuku Anda berubah warna menjadi kuning.

Kuku yang berwarn kuning menunjukkan beberapa masalah kesehatan yang sangat serius, mulai dari penyakit hati, diabetes, gangguan pernapasan seperti bronchitis yang sudah kronis hingga terjadi masalah pada sistem limfatik.

  • Kuku berwarna ungu

Perubahan warna kuku yang satu ini sering sekali terjadi pada sebagian besar orang. Kuku yang berubah warna menjadi ungu bisa disebabkan karena terjadi masalah pada sistem peredaran darah bisa juga karena tubuh kekurangan oksigen.

  • Kuku berwarna merah

Memiliki warna kuku berwarna merah memang indah jika dilakukan dengan merubahnya dengan cat kuku. Namun jika warna kuku Anda berubah menjadi merah dengan sendirinya justru Anda patut waspada.

Terjadinya perubahan warna kuku menjadi warna merah biasanya disebabkan karena beberapa penyakit berat seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit paru-paru, terjadi perdarahan pada otak hingga struk.

Bahkan saat Anda mengalami keracunan karbon monoksida, bisa menyebabkan warna kuku Anda menjadi warna merah.

  • Samping kuku bergaris hitam

Jika terdapat garis hitam pada bagian samping kuku, hampir sama seperti kuku berwarna hitam. Hal tersebut menunjukkan bahwa tubuh mengalami masalah kesehatan yaitu penyakit ginjal.

  • Bintik-bintik cokelat di bawah kuku

Jika terdapat bintik-bintik coklat pada bagian bawah kuku, itu tandanya tubuh Anda kekurangan asam folat, Vitamin C dan protein serta masalah kesehatan kulit dan sendi.