Doa disaat wabah

Doa di saat Wabah

Virus Covid19 yang menyerang Dunia, terutama Indonesia sejak satu bulan ini membawa dampak negativ yang begitu besar.

Tidak hanya orang orang yang berada di kota besar, orang orang yang berada diwilayah terpencil desa desa juga terkena imbasnya.

Hal ini menyebabkan, pasien dirumah sakit meningkat.

Banyak warga yang terkena penyakit, baik karena Covid19 ataupun diluar itu karena daya tahan imun turun.

Tentu miris, melihat ini semua, ekonomi turun masyarakat banyak yang di PHK, banyak pula orang terjangkit.

Lalu bagaimana kita menghadapi ini semua ?

Doa Doa di Saat Wabah

Ketika sebuah wabah terjadi, kita dianjurkan untuk banyak berdoa kepada Allah.

Banyak memohon ampun kepada Allah, karena hanya dengan berserah kepadaNyalah, segala penyakit ataupun wabah yang sedang terjadi ini bisa berakhir.

Diantara doa-doa yang mashyur ketika terjadi Wabah seperti Covid19 ini diantarannya adalah :

1. Doa Sapu Jagat

Doa yang begitu masyhur di kalangan masyarakat kita ini memang menjadi doa yang perlu banyak kita panjatkan ketika terjadi wabah.


رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin :

Robbanaa Aatinaa Fid Dun-Yaa Hasanah, Wa Fil Aakhiroti Hasanah, Wa Qinaa ‘Adzaaban Naar.

Artinya:

Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka. QS. Al-Baqarah: 201

2. Doa Ketika Mendapat Kesulitan

Covid19 ini membuat banyak orang merasakan kesulitan, perdagangan sepi, transportasi sepi semuannya sepi.

Namun ternyata ada doa yang diajarkan nabi kita Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika mendapat kesulitan yaitu :


حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Latin :

Hasbunalloohu Wa Ni’mal Wakiil.

Artinya:

Cukuplah Allah yang menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.

3. Doa di Angkat segala Kesulitan

Doa ketika terjadi kesulitan dan supaya segera di angkat oleh Allah ini juga pernah diajarkan oleh nabi kita, nabi Yunus ‘alaihissalam maka beliau berdoa :


لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin :

Laa Ilaaha Illaa Anta Subhaanaka Innii Kuntu Minazh Zhoolimiin

Artinya:

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang berbuat aniaya. HR. Tirmidzi, no. 3505.

4. Doa Kepada Orang Sakit

Banyaknya orang yang terkena gejala Covid19 ini ataupun penyakit lainnya membuat kita perlu untuk banyak berdoa dan mendoakan.

Lalu bagaimana si doa ketika kita mengunjungi orang sakit, atau berdoa untuk orang yang sakit ?


اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin :

Allahuma Rabban Naas Muzdhibal Ba’si Isyfi Antasy-Syaafii Laa Syafiya Illa Anta Syifaa’an Laa Yughaadiru Saqoman.

Artinnya : 

“Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” HR. Bukhari

5. Doa Meminta Kekuatan Iman

Ada hikmah dibalik setiap cobaan, ada pelajaran disetiap ujian yang Allah berikan.

Maka dari itu sungguh hanya orang orang yang berpikirlah yang dapat mengambil pelajaran.

Maka dari itu ketika terjadi kesulitan dalam hidup kita, baik karena wabah ataupun yang lainnya, perlunnya kita berdoa memohon kekuatan iman kepada Allah.

Agar Allah senantiasa kuatkan hati kita iman kita, untuk terus memegang dinnul islam hingga akhir hayat.

Dan diantara doa yang diajarkan adalah :


اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا لاَ يَرْتَدُّ، وَنَعِيْمًا لاَ يَنْفَدُ، وَمُرَافَقَةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَعْلَى جَنَّةِ الْخُلْدِ

Latin :

Alloohumma Innii As-Aluka Iimaanan Laa Yartaddu, Wa Na’iiman Laa Yanfadu, Wa Muroofaqota Muhammadin Shollalloohu ‘Alayhi Wa Sallam Fii A’laa Jannatil Khuldi.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu iman yang tidak akan lepas, nikmat yang tidak akan habis, dan menyertai Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di surga yang paling tinggi selama-lamanya. HR. Ahmad, 1:400; Ibnu Hibban, 5:303 hadits ini shahih lighairihi (sahih apabila dilihat dari jalur lain)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *