Diet yang Tepat untuk Remaja

Diet yang Tepat untuk Remaja

Kamis, 12 Oktober 2017 Kecantikan 1463 Ashilla Zahra

Diet yang Tepat untuk Remaja – Kegemukan adalah musuh semua orang, apalagi bagi remaja. Tapi hati-hati dengan berbagai jenis diet yang tidak sehat, karena bisa menyebabkan kekurangan nutrisi dan mengganggu perkembangan tubuh. Berat badan adalah hal yang sensitif bagi remaja dan kegemukan akan menjadi beban psikologis bagi mereka. Bahkan beberapa remaja membiarkan dirinya kelaparan karena takut kegemukan. Tentu saja hal ini dapat menyebabkan masalah anemia, menstruasi tidak teratur dan mengganggu perkembangan tulang. Niat untuk menguruskan badan malah menjadi petaka dan memberi efek samping yang buruk jika anda menempuh metode yang tidak tepat. Lalubagaimana diet yang tepat untuk remaja? Peran orangtua sangat penting untuk memberikan informasi yang benar mengenai diet. Beberapa obat pelangsing seperti pil atau teh herbal yang dikonsumsi sembarangan dapat memberikan efek samping yang membahayakan. Jadi pilihlah diet yang sehat dan benar.

Remaja membutuhkan kalori dan vitamin yang tepat untuk kegiatan mereka sehari-hari. Ini untuk memaksimalkan perkembangan tubuh dan metabolismenya. Sebaliknya, obesitas saat remaja dapat memberkan masalah kesehatan seumur hidup misalnya terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, dll. Oleh karena itu diet yang sehat untuk remaja adalah mengkonsumsi makanan yang seimbang antara karbohidrat, lemak dan protein. Berikut ini beberapa tips diet untuk remaja:

Sarapan

Sarapan adalah sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu sarapan menghindarkan kita dari makan berlebihan pada siang hari. Banyak remaja yang salah kaprah dalam proses diet. Mereka berusaha untuk tidak makan, termasuk menghindari sarapan. Padahal hal tersebut merupakan suatu kesalahan, karena pada faktanya sarapan adalah sesuatu kegiatan yang wajib dilakukan dalam proses diet. Tanpa sarapan, proses diet anda tidak akan berjalan lancar dan anda akan mengalami masalah mudah lelah dan letih saat menjalankan aktivitas.

Membuat Makanan Sendiri

Akan lebih baik jika kita menyiapkan makanan kita sendiri yang kita yakini kebersihan dan kesehatannya. Kebiasaan makan di luar atau mengkonsumsi makanan instan berpotensi menimbulkan kegemukan. Seperti kita tahu bahwa mayoritas remaja menginginkan sesuatu hal yang simple, termasuk dalam hal makanan. Mereka biasanya akan memilih untuk jajan di luar saat merasa lapar. Jajan memang tidak dilarang, namun akan menjadi masalah dan pemicu kegemukan jika anda jajan sembarangan. Selain itu, jajan sembarangan juga memicu timbulnya masalah kesehatan karena berkitan dengan kebersihan makanan tersebut.

Bergerak

Jadilah remaja yang aktif dengan berbagai kegiatan positif. Ini akan sangat membantu mendapatkan berat badan ideal. Hindari kebiasaan menonton tv, main komputer, atau main game sambil ngemil. Sekali lagi, kegiatan-kegiatan tersebut tidaklah dilarang, karena menonton tv akan memberikan kita informasi baru. Begitupun dengan penggunaan komputer atau main game, fungsinya dapat mengasah otak kita. Namun sebaiknya lakukanlah kegiatan-kegiatan tersebut dalam porsi wajar dan imbangi dengan bergerak di luar ruangan.

Ketahui Piramida Makanan

Piramida makanan adalah kebutuhan dasar tubuh terhadap nutrisi sehari-hari. Ini dia kebutuhan nutrisi kita:

  • Minimum 3 porsi buah setiap hari
  • Minimum 4 porsi sayuran setiap hari
  • 4-8 porsi karbohidrat (nasi, pasta, roti, dll) setiap hari
  • 3-7 porsi protein (daging, ikan, dll) dan susu (susu, keju, yoghurt, dll) setiap hari
  • 3-5 porsi lemak (kacang-kacangan, selai kacang, dll) setiap hari

Diet yang tepat saat remaja sangat penting, karena akan mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis seseorang sampai mereka dewasa nanti. Bisa dimulai dengan membiasakan pola makan yang sehat di rumah.