Cara Menggunakan Rufus

1 min read

Cara Menggunakan Rufus

Rufus merupakan aplikasi yang sudah tidak asing lagi bagi orang yang sering melakukan instalasi sistem operasi menggunakan flashdisk. Sebab, sebagian besar dari mereka menggunakan aplikasi ini untuk membuat bootable flashdisk.

Bootable merupakan sebuah media berisi file sistem operasi yang digunakan untuk melakukan instalasi. Media yang bisa digunakan untuk membuat bootable ada beberapa macam, diantaranya adalah DVD dan flashdisk. Namun, pada artikel ini akan fokus membahas tentang cara membuat bootable flashdisk saja.

Bootable flashdisk menjadi alternatif bagi pengguna laptop yang tidak memiliki DVD Rom. Tanpa DVD Rom, pengguna bootable DVD memerlukan DVD Rom External untuk melakukan instalasi sistem operasi. Jadi, boootable flashdisk ini bisa disebut sebagai jawaban bagi pengguna laptop yang tidak memiliki DVD Rom.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari charis.id, melakukan instalasi sistem operasi menggunakan flashdisk lebih minim risiko dibandingkan menggunakan DVD. Karena ketika menggunakan DVD, cenderung lebih sering terjadi corrupt pada file sistem operasi.

Corrupt tersebut biasanya terjadi karena DVD yang digunakan sudah bermasalah, misal sudah ada goresan pada piringannya. Atau bisa juga karena DVD Rom laptop sudah tidak bisa berfungsi dengan baik, jadi ketika proses pembacaan data terdapat file yang terlewati atau tidak terbaca.

Jadi, bagi pengguna laptop ataupun komputer yang ingin install OS menggunakan DVD, maka pastikan DVD yang digunakan masih bagus dan DVD Rom yang digunakan juga bisa berfungsi dengan baik. Kalau perlu, Anda bisa membeli DVD yang baru.

Cara Membuat Bootable dengan Rufus

Aplikasi Rufus bukan hanya digunakan untuk membuat bootable Windows saja, sistem operasi lain seperti Linux, Ubuntu, Fedora juga bisa.

Berikut adalah cara menggunakan Rufus untuk membuat bootable flashdisk:

  1. Silahkan download Rufus di website resminya. Anda bisa memilih mau menggunakan Rufus Installer atau Rufus Portable. Jika menggunakan Rufus Installer, maka Anda harus melakukan instalasi aplikasi tersebut. Namun, jika memilih Rufus Portable, Anda bisa langsung membukanya.
  2. Masukkan flashdisk pada port laptop atau komputer Anda, setelah itu buka aplikasi Rufusnya.
  3. Perhatikan pada bagian Device apakah flashdisk sudah terbaca atau belum, kalau sudah biasanya akan tertera nama flashdisk milik Anda.
  4. Pada Boot selection silahkan pilih Disk or ISO image lalu klik SELECT untuk memilih file ISO sistem operasi yang akan digunakan. Untuk pengaturan lainnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda atau bisa juga disamakan dengan gambar di bawah ini.Cara Menggunakan Rufus untuk Membuat Bootable
  5. Setelah itu, silahkan klik START untuk memulai proses pembuatan bootable flashdisk. Jika muncul notifikasi untuk memformat seperti gambar di bawah ini, langsung klik OK saja dan tunggu proses selesai.cara membuat bootable dengan rufus
  6. Lamanya proses tergantung dari ukuran file ISO yang digunakan. Misal antara Windows 10 32-bit (ukuran: 3.55GB) dan Windows 10 64-bit (ukuran: 5.05GB) maka waktunya berbeda, akan lebih cepat Windows 10 32-bit.
  7. Jika proses sudah selesai, maka statusnya akan berubah menjadi READYseperti gambar di bawah ini.cara membuat bootable flashdisk
  8. Selesai.

Setelah proses pembuatan bootable flashdisk selesai, maka Anda bisa langsung menggunakannya untuk melakukan instalasi sistem operasi. Bagi Anda pengguna Windows 7 dan 8 yang ingin mencicipi versi terbaru yaitu Windows 10, silahkan baca cara install Windows 10 dengan flashdisk agar tidak salah langkah.

Bagaimana, sangat mudah kan menggunakan Rufus untuk membuat bootable flashdisk. Mungkin cukup sekian artikel yang bisa disampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Cara Merubah Password Facebook

admin
1 min read

Cara Cek Nomor Telkomsel

admin
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *