Cara-Memulai-Bisnis-Bawang-Merah

Cara Memulai Bisnis Bawang Merah

Kebutuhan bawang merah maupun putih selalu tinggi karena keduanya merupakan bumbu dasar masakan.

Khususnya pada bawang merah yang sering juga diolah lagi menjadi produk makanan lain seperti bawang goreng. Membuatnya jadi bisnis yang cukup menjanjikan.

Cara memulai bisnis bawang merah tidak membutuhkan modal besar.

Bahkan modal yang harus disiapkan bisa menyesuaikan dengan kemampuan para pebisnisnya. Namun juga penting untuk membuat catatan keuangan harian agar arus kas usaha stabil.

Banyak orang yang meremehkan bisnis di bidang ini. Tidak paham jika omset yang datang bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta tiap bulannya.

Anda tertarik untuk terjun ke bisnis bawang merah? Silahkan simak dengan baik ulasan yang telah kami rangkum dari BukuWarung.com berikut ini.

Cara Memulai Bisnis Bawang Merah Wajib Dipelajari

1. Menyiapkan Lahan dan Memahami Cara Pengolahannya

Menyiapkan lahan menjadi tugas penting karena tergolong tanaman panen. Sehingga kualitas lahan akan memengaruhi kualitas hasil panen.

Selain itu memengaruhi besar jumlah hasil panen setiap masanya. Patokan lahan-lahan terbaik untuk memanen bawang merah di antaranya lahan dengan sifat gembur, alubial, berdebu, serta latosol.

Kondisi tanah yang tinggi akan kandungan zat organik dan unsur hara sangat membantu dalam proses pertumbuhan.

Kemudian yang perlu dipelajari lainnya ialah cara pengolahan lahan tersebut.

2. Menggunakan Bibit Berkualitas

Terdapat dua macam bibit bawang merah yang bisa dipilih sesuai dengan cara penanamanya yaitu umbi dan biji.

Banyak petani bawang merah yang memilih menggunakan umbi dengan mengatur waktu penanaman.

Umbi dinilai lebih murah sekaligus memiliki hasil panen yang bisa diandalkan.

Anda harus menyimpan umbi dalam waktu 3 bulan sebelum menanamnya. Budidaya jenis tanaman bawang sangat dipengaruhi ukuran benih, jarak tanam, serta varietasnya.

3. Mengendalikan Hama

Menanam tanaman memang tidak lepas dari hama dan penyakit lain yang siap mengganggu proses tanam.

Bahkan bisa menggagalkan hasil panen yang mendatangkan kerugian besar.

Anda wajib pelajari cara pengendalian hama menggunakan fungsida dan insektisida yang disemprotkan.

Penyemprotan fungsida digunakan untuk mengatasi hama jenis cendawan.

Sementara penyemprotan insektisida digunakan untuk mengatasi hama jenis ulat dan semacamnya.

4. Menghadapi Proses Pemeliharaan, Perawatan, dan Panen

Hasil panen yang memuaskan tidak jauh dari usaha pemeliharaan dan perawatan maksimal.

Proses dalam pemeliharaan dan perawatan ini termasuk rutinitas penyiraman, juga pemberian pupuk.

Pupuk yang diberikan pun harus diatur. Tanaman bawang merah baru bisa diberikan pupuk saat tanaman sudah menginjak usia 10 hari.

Barulah mulai rutin diberi pupuk dengan jenis yang disesuaikan. Beberapa nama pupuk yang digunakan dalam perawatan tanaman ini berupa urea, ZA, dan KCI.

Jangan lupa rutin juga melakukan pembersihan gulma untuk merawat tanaman Anda. Lalu masuk ke tahap panen yang dinanti-nantikan.

5. Menjalankan Strategi Pemasaran Bawang Merah

Cara memulai bisnis bawang merah terakhir adalah menjalankan strategi pemasaran dengan melakukan tiga hal ini.

  • Memperdalam pengetahuan Anda dalam bidang bisnis bawang merah dan seputar dunia pertanian.Kurangnya pengetahuan memungkinkan Anda menghadapi kerugian yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal.
  • Dalami bagaimana permintaan pasar dengan melakukan pengamatan atau riset. Mendalami permintaan pasar dan selalu melakukan riset akan membuat Anda sadar terhadap peluang yang ada. Peluang ini terdiri dari daya beli, biaya modal, dan biaya promosi.
  • Lakukan promosi secara optimal. Semakin optimal melakukan promosi, semakin memikat perhatian para calon konsumen. Sehingga mendatangkan banyak keuntungan.

Tidak sedikit pebisnis pemula yang sebenarnya menyadari akan kompetensi, juga peluang yang ada. Namun kurang berani memulainya. Bisnis budidaya tanaman seperti bawang merah ini bisa menjadi pilihan untuk dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *