cara-membuat-notulen-rapat

Cara Membuat Notulen Rapat

Dengan adanya pertemuan atau rapat dari instansi ataupun organisasi, biasanya akan dibuat oleh seorang notulis yaitu notulen rapat.

Kegunaan dari notulen rapat ini dapat berguna sebagai barang bukti dokumen telah dilakukannya sebuah pertemuan atau rapat terhadap perusahaan ataupun juga organisasi.

Sehingga bagi Anda yang ingin membuat notulen rapat, alangkah baiknya untuk memperhatikan cara membuat notulen rapat berikut ini.

Cara Membuat Notulen Rapat

Ketika seorang notulis akan membuat notulen rapat maka harusnya untuk memperhatikan dahulu terkait format pada notulen rapat, sehingga ketika akan membuatnya tidak salah posisinya.

Biaklah cara- cara dalam membuat notulen rapat sebagai berikut.

#1. Identitas Perusahaan / Organisasi

Step pertama dalam membuat notulen rapat yaitu Anda diminta untuk mengidentifikasi perusahaan atau organisasi mana yang telah melakukan agenda rapat tersebut.

Karena keterangan yang ada pada format notulen rapat ialah bagian atas sendiri yaitu kop perusahaan.

Pada bagian identitas ini Andapun bisa mencantumkan nama perusahaan, alamat hingga nomer telepon yang biasa dihubungi.

Contoh :

PT. Purna Wihara

Jln. Margo mulyo No 22, Bantul Yogyakarta

No: 021 9323911

Namun Anda juga bisa menambahkan terkait identitas dari masing- masing perusahaan Anda.

#2. Keterangan Agenda Rapat

Cara berikutnya dalam membuat notulen rapat yaitu Anda diminta untuk menjelaskan perihal tentang agenda yang diadakan

Sebagaimana dengan acara rapat diadakan dimana, waktunya kapan, membahas tentang apa dan juga pemimpin rapat sampai keterangan notulisnya.

Contohnya:

Agenda Diskusi          : Untuk Meningkatkan Mutu Kerja Karyawan PT. Purna Wihara
Hari/ Tanggal              : 28 Februari 2020
Waktu                          : 09.00 WIB
Tempat                        : Ruang Rapat, Lantai 2
Pemimpin Rapat        : Suyatmo M.kom
Notulis                          : Angraini Dewi

Itulah yang biasanya dicantumkan pada bagian keterangan kegiatan, sehingga dapat mengidentifikasi terkait dengan agenda rapat tersebut.

#3. Menerangkan isi dari Agenda Rapat

Setelah mencantumkan bagian kop surat dan keterangan agenda rapat, maka langkah selanjutnya adalah Anda diminta untuk menerangkan isi dari rapat yang telah dilaksanakan oleh pihak perusahaan ataupun organisasi.

Untuk menerangkan bagian ini, sebagai notulis diminta untuk tidak terlalu menjelaskan semuanya pada rapat yang dilakukan, akan tetapi hanya menuliskan terkait poin – poin penting yang telah didapatkan pada rapat yang dilakukannya.

Adapun contohnya sebagai berikut:

  • Setiap karyawan diminta untuk selalu tepat waktu dalam jam masuk kerja dan waktu pulang kerja.
  • Diminta setiap karyawan selalu menaati peraturan yang telah disepakati bersama pada perusahaan.
  • Setiap karyawan diminta untuk melakukan pekerjaan yang telah disesuaikan pada bidangnya masing- masing.
  • Setiap karyawan juga dihimbau agar selalu mengikuti pelatihan- pelatihan yang telah diadakan pada perusahaan setiap minggunya.
  • Untuk karyawan yang ingin melakukan izin kerja, harap konfirmasi dahulu maksimal hari h izin.

Itulah setidaknya beberapa poin yang dapat diambil terkait dengan notulen rapat pada perusahaan yang telah melakukan rapat dengan untuk meningkatkan kinerja karyawannya.

#4. Penutup

Tak lupa juga dalam membuat notulen rapat juga terdapat perihal penutup , seperti halnya kesimpulan ataupun juga tanda tangan dari pemimpin rapat dan juga notulisnya.

Itulah setidaknya hal- hal yang harus diperhatikan dalam membuat notulen rapat, semoga dapat bermanfaat dan berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *