Cacar Ular Boleh Mandi atau Tidak ?

Cacar Ular Boleh Mandi atau Tidak ?

Minggu, 21 Oktober 2018 Kesehatan 1329 Kevin Hendrawan

cacar ular boleh mandi atau tidak

Saat terkena penyakit cacar baik cacar air maupun cacar ular, ada pendapat yang menyebutkan bahwa sebaiknya penderita menghindari mandi karena dikhawatirkan akan menyebarkan ruam merah di tubuh, benarkah demikian?

Mengutip detikhealth, mereka yang menderita penyakit cacar disarankan untuk tetap mandi, mandi akan menjaga kebersihan kulit dan mencegah infeksi bakteri terutama bila bintil merah pecah dan menyebabkan luka.

Agar lebih nyaman, mandilah dengan menggunakan air hangat dan siram air ke tubuh secara perlahan. Keringkan tubuh secara perlahan agar tidak melukai bintil-bintil merah.

Penyakit cacar ular merupakan penyakit yang menyerang saraf tepi pada bagian kulit. Karena aliran saraf kulit yang bentuknya memanjang seperti ular itulah mengapa dinamakan cacar ular.

Penyakit cacar ular disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster, virus yang sama seperti yang menyebabkan cacar air. Saat pasien sembuh dari cacar air, biasanya virus dalam tubuh menjadi non-aktif dan akan menjadi aktif sewaktu-waktu dan menyerang saraf tepi dan menimbulkan masalah pada kulit.

Penyakit cacar ular akan ter-iritasi oleh angin. Sebenarnya tidak ada Pengobatan khusus untuk cacar ular karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalm waktu 14-28 hari setelah terjangkit. Namun pemberian anti-virus dapat dilakukan dengan memberikan anti-virus dalam tempo 72 jam setelah diagnosa. Bila lebih dari 72 jam umumnya dokter akan memberikan pengobatan untuk meredakan gejala seperti demam atau nyeri otot.

Pada orang lanjut usia umumnya diberikan antivirus seperti asiklovir yang berguna untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi penyakit lain.

Selain itu, terapkan pola hidup sehat seperti waktu istirahat yang cukup, konsumsi makanan yang sehat, mencegah stress dan hindari makanan pantangan cacar ular seperti yang dikutip dari https://makananpantangan.com, yakni :

  • Makanan cepat saji
  • Makanan Pedas
  • Buah Jeruk
  • Daging Merah
  • Produk Susu Tinggi Lemak
  • Makanan Berlemak
  • Makanan Asin
  • Kafein
  • Makanan yang mengandung Arginine seperti Kacang-kacangan, Coklat dan Kismis.

Kesimpulannya, disarankan bagi Anda untuk tetap menjaga kebersihan tubuh Anda selama terkena penyakit cacar ular. Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri pada luka yang timbul setelah bintil merah pecah.