Penyebab dan Cara Mengatasi Angin Duduk

Penyebab dan Cara Mengatasi Angin Duduk

Rabu, 13 September 2017 Kesehatan 2514 Ashilla Zahra

Penyebab dan Cara Mengatasi Angin Duduk – Tentunya kita tidak asing dengan istilah angin duduk. Penyakit satu ini sering kali terjadi di lingkungan sekitar kita dan tak jarang seseorang meninggal dunia karenanya. Penyakit angin duduk ini seperti masuk angin, tetapi sangat berbeda dengan masuk angin pada umumnya. Angin duduk dapat menyebabkan seseorang merenggut nyawa secara mendadak,  sehingga angin duduk tergolong penyakit yang sangat berbahaya. Berbagai gejala akan terjadi ketika seseorang terkena penyakit tersebut seperti keluarnya keringat dingin, mual, sesak napas, tubuh terasa lelah, pusing, gelisah, dan nyeri pada dada, yang besar kemungkinan dapat menyebar ke lengan kiri, punggung, rahan maupun leher.

Angin duduk (angina) merupakan suatu kondisi dimana penderita mengalami nyeri pada dada yang diakibatkan oleh otot-otot jantung yang kurang mendapatkan pasokan darah. Hal ini, disebabkan oleh adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah. Angin duduk terjadi ketika pembuluh koroner tersebut mengalami penyempitan, sedangkan jantung membutuhkan asupan darah yang kaya akan oksigen secara cukup dan proses ini di alirkan melalui pembuluh koroner. Maka dari itu masalah ini tentu akan menjadi pemicu terjadinya angin duduk yang terjadi secara tiba-tiba. Berdasarkan beberapa penjabaran yang memicu terjadinya suatu faktor penyebab terjadinya angin duduk, berikut jenis-jenis angin duduk yang perlu kita ketahui:

1. Angin duduk stabil

Merupakan suatu kondisi yang disebabkan dari aktivitas fisik seperti olahrga. Sebab pada saat seseorang melakukan olahraga, jantung akan membutuhkan lebih banyak asupan darah. Asupan tersebut tidak akan tercukupi jika pembuluh koroner mengalami penyumbatan. Serangan angin duduk stabil juga dapat dipicu oleh beberapa hal lainnya, seperti merokok, stres, makan berlebihan, dan udara dingin.

2. Angin duduk tidak stabil

 Kondisi ini dapat diakibatkan oleh timbunan lemak atau pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung. Tidak seperti angin duduk stabil, nyeri akibat angin duduk tidak stabil akan tetap ada walaupun penderita sudah berisitirahat dan mengonsumsi obat sertabesar kemungkinan penderita terkena serangan jantung.

Tidak hanya itu, angin duduk dapat disebabkan oleh beberapa hal salah satunya yaitu karena infeksi pada pembuluh darah, penyumbatan pada sel darah merah, penumpukan kolesterol jahat didalam pembuluh darah dan kejang yang mengakibatkan pembuluh darah meningkat. Apa sebenenarnya faktor utama terjadinya angin duduk?

Berikut beberapa faktor utama terjadinya angin duduk:

  • Terjadinya Stres

Stres nerupakan salah satu faktor terjadinya angin duduk, sebab ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi sejumlah hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah. Selain itu stres juga dapat meningkatkan tekanan darah, jadi sebaiknya hindarilah pikiran berat yang dapat mengakibatkan stres pada diri kita dan berusahalah selalu berpikiran positif.

  • Riwayat penyakit Obesitas

Seseorang dengan riwayat penyakit obesitas akan rentan mengalami sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko terkena angin duduk, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

  • Merokok

Seperti yang kita ketahui merokok memiliki dampak yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, begitu banyak dampak yang di timbulkan dari aktifitas merokok. Merokok juga dapat merusak dinding arteri dan menyebabkan penimbunan kolesterol sehingga darah akan kesulitan membawa oksigen untuk diedarkan

  • Faktor Usia

Faktor usia juga dapat menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan angin duduk. Seseorang yang berusia lanjut lebih berisiko terkena angin duduk dibandingkan dengan orang yang masih muda. Terutama bagi pria, peningkatan risiko ini dimulai pada umur 45 tahun, sedangkan pada wanita dimulai pada umur 55 tahun.

  • Kolesterol tinggi

Tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh seseorang berpotensi menumpuk di dalam pembuluh darah. Jika ini terjadi, tentu saja darah akan sulit mengalir ke dalam jantung.

  • Hipertensi

Terhalangnya aliran darah yang dapat mengakibatkan jantung semakin kuat memompa dan meningkatkan tekanan agar darah tersebut dapat mengalir. Jika ini terus terjadi tentu dapat merusak dinding arteri atau menyebabkan pengerasan pada pembuluh tersebut.

kolesterol tinggi, dan diabetes.

Cara Sederhana Mengatasi Angin Duduk

Beberapa faktor terjadinya angin duduk memang terdengar sangat sepele, akan tetapi alangkah lebih baiknya jika kita selalu memperhatikan kesehatan tubuh kita. Apabila terjadi atau terserang angin duduk janganlah panik berlebihan, kita dapat melakukan beberapa hal yang dapat meredakan angin duduk yaitu dengan cara, oleskan minyak angin di bagian perut, dada, pinggang, dan punggung. Kemudian isi botol dengan air hangat lalu tempelkan satu botol pada bagian ulu hati atau bagian perut depan tempat angin duduk tidak mau keluar. Sedangkan botol yang kedua letakkan pada telapak kaki lakukan dengan posisi badan terlentang. Jika, angin tetap tidak mau keluar, pakailah jaket hangat dan selimut tebal. Tunggu hingga tubuh mengeluarkan keringat dingin dan Anda bisa buang angin.

Setiap orang tentu tidak ingin mengalami angin duduk, maka dari itu sebelum terjadinya suatu gejala angin duduk alangkah lebih baiknya jika kita memperhatikan pola hidup kita dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat memicu munculnya angin duduk, diantaranya:

  • Tidak  makan melebihi porsi atau kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang atau yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian utuh. Hindarilah mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam.
  • Lakukanlah program penurunan berat badan dan selalu mengontrol kadar gula jika Anda mengalami obesitas.
  • Seimbangkan antara aktivitas fisik yang dilakukan dengan istirahat. Ada baiknya minta nasihat dokter terlebih dahulu mengenai olahraga yang sehat untuk kondisi Anda.
  • Hindari stres atau tangani stres jika mengalaminya.
  • Hindari asap rokok dan minuman keras

Selain cara tersebut, kita juga dapat melakukan cara lain yaitu mengonsumsi obat yang mengandung nitroglycerin. Sebab zat tersebut berfungsi untuk mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Obat lain yang dapat kita konsumsi adalah obat Antiplatelet (sel pembeku darah) untuk melonggarkan sumbatan yang terjadi. Obat Antiplatelet yang paling murah dan paling umum dijual adalah Aspirin. Selain membantu untuk melonggarkan penyumbatan, aspirin juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri yang terjadi.